Minggu, 01 Mei 2011

DALIL-DALIL AL-QUR’AN TENTANG ETIKA DAN TUGAS MANUSIA DALAM MENJAGA LINGKUNGAN DAN KELANGSUNGAN MAKHLUK HIDUP DI DUNIA


Tugas Ke        : 1                                                            Rabu, 22 September 2010
Mata Kuliah   : Konservasi Sumber Daya Alam Hayati
Dosen              : Burhanuddin Masy’ud







Disusun Oleh:
Jajang Roni Aunul Kholik
E14090090












DEPARTEMEN MANAJEMEN HUTAN
FAKULTAS KEHUTANAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010
Dalil-Dalil Al-Qur’an Tentang Etika dan Tugas Manusia dalam Menjaga Lingkungan dan Kelangsungan Makhluk Hidup di Dunia

Dalil Pertama: Surat Al-An’am ayat 102
Menjelaskan tentang kewajiban bagi manusia untuk selalu tunduk kepada Allah SWT sebagai maha pemelihara alam semesta ini.



Artinya: “(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.”

Dalil Kedua: Surat Al-A’raaf ayat 56
Tentang penjabaran lanjut dari dalil pertama yang mewajibkan manusia untuk melestarikan lingkungan hidup.



Artinya: “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”

Dalil Ketiga: Surat Al-Hijr ayat 19
Menguraikan tentang tugas lebih rinci untuk manusia, yaitu menjaga keseimbangan lingkungan hidup.



Artinya: “Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.”
Dalil Keempat: Surat An-Nur ayat 43
Menunjukkan bahwa proses perubahan yang diciptakan Allah bertujuan untuk memelihara keberlanjutan (sustainability) bumi. Proses ini dikenal dalam literatur barat sebagai: siklus Hidrologi.








Artinya: “Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.”

Dalil Kelima: Surat Al Jatsiyah ayat 13
Menjelaskan bahwa manusia harus mempunyai ketajaman nalar sebagai prasyarat untuk mampu memelihara lingkungan hidup.



Artinya: “Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini